Profil Desa

  Sejarah Desa

    Pada Zaman dahulu kala ada yang bertapa ditanah Terulung, orang tersebut adalah puyang raja muda yang mempunyai 4 saudara, satu diantaranya perumpuan yaitu :

  1. Puyang Raja Kalifa
  2. Puyang Panjang Putih
  3. Puyang Gerak Alam
  4. Puyang Raja Muda
    Tujuh puyang bertapa di Terulung adalah ingin memiliki sawah yang luas, yaitu dari muara air Manna sampai muara air Bengkenang, di Terulung saat itu terkenal Udang Palak Putih dan Ikan Belanak Palak Rincung.

    Raja muda pertama kai bertapa di kasut Terulung  di sinila Raja muda mulai Bertapa, sesudah Nebas dan Nyilap ada sebatang pohon yang sangat besar lalu ditebang, raja muda berusaha menebang pohan tersebut namun pohon itu berteghas dan sekeras linggis pohon tersebut tidak dapat dipotong melainkan timbul air hitam dan mengalir kekasut dan persawahan, seluruh rawa, tanah yang dibersihkan tumbuh Ulung, terurung, ulung pisang ulung, tebu ulung, cabe ulung, dan banyak lagi yang lainnya. Oleh karena itu Raja Muda menamakan tapak ini  Teghas Ulung  yang di moderenkan dengan nama Terulung. Itulah sampai sekarang dinamakan Desa Terulung.

  Pada tahun 1945 bergabung  4 dusun yaitu:

1. Bingkil

2. Ketaping

3. Terulung

4. Gunung Kembang

Oleh karena itu masyarakat Musyawarah untuk menentukan nama Dusun dan pemerintahan. Maka terjadilah kesepakatan  pada tahun 1945 itu disepakati nama Dusun adalah Dusun Terulung dan di bentuk pemerintahan yang disebut waktu itu adalah DEPATI yang dipimpin oleh Bapak Midin dan Bapak Suim.

Pada tahun 1983-1999 Desa Bingkil, Ketaping, Terulung, dan Gunung Kembang menjadi 2 Desa dibawah pimpinan Jusa'a yang menjabat menjadi seorang DEPATI. Kemudian, setelah terjadi reformasi di Indonesia sistem pemerintahan mulai diperbarui dengan DEPATI yang awal sebagai pemimpin Desa menjadi Kades, yaitu Kepala Desa dan dilakukan pemilihan suara sehingga terpilihlah bapak Zaidan sebagai Kepala Desa dengan menjabat sebagai Kades, dalam pemerintahan beliau terjadi pemekaran kembal menjadi 2 Desa, yaitu Desa terulung dan Desa Gunung Kembang. Pada Tahun 2007 hingga 2014 Desa Terlung dipimpin oleh Bapak wandi, setelah selesai masa jabatan dipilihlah kembali Kades dan terpilihlah bapak Jauhari sebagai Kades Desa Terulung dari masa jabatan tahun 2014 hingga 2020. Setelah, masa jabatan telah selesai adanya PJS ( Pejabat Sementara ) sebelum dilakukan pemilihan kades kembali, pada saat pemilihan Kades kembali Bapak Wandi kembali terpilih menjadi Kepala Desa Terulung dari masa jabatan tahun 2021 hingga pada tahun 2027.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tempat Selfie